Perencanaan karir dalam layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMA merupakan proses sistematis yang membantu peserta didik memahami potensi diri, mengenali peluang yang tersedia, serta menentukan arah hidup setelah lulus. Dalam konteks 11 alur capaian layanan BK, perencanaan karir tidak hanya berfokus pada pemilihan pekerjaan, tetapi mencakup kemampuan peserta didik untuk membuat keputusan yang matang tentang masa depannya. Proses ini melibatkan pengenalan diri, pengumpulan informasi, penilaian alternatif, dan penyusunan langkah tindak lanjut. Secara praktis, arah karir peserta didik dapat dirumuskan ke dalam empat bidang utama, yaitu melanjutkan pendidikan (berkuliah), memasuki dunia kerja (bekerja), mengembangkan usaha mandiri (berwirausaha), dan merencanakan kehidupan pribadi jangka panjang (berkeluarga).
Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi menjadi salah satu pilihan penting bagi peserta didik, terutama bagi mereka yang memiliki minat akademis dan tujuan karir yang memerlukan kualifikasi pendidikan lebih tinggi. Layanan BK membantu siswa memahami kecocokan jurusan, peluang studi, serta kesiapan akademik dan non-akademik yang dibutuhkan. Alternatif lainnya adalah pilihan untuk bekerja. Pada pilihan ini, peserta didik dibimbing agar memahami kemampuan kerja dasar, tuntutan industri, serta kesiapan mental memasuki lingkungan profesional. Guru BK memiliki peran dalam memfasilitasi asesmen minat dan kompetensi agar siswa dapat memilih pekerjaan yang sesuai dengan kapasitas dan tujuan hidupnya.
Selain itu, berwirausaha menjadi jalur karir yang relevan di era modern yang menuntut kreativitas dan kemandirian. Dalam konteks ini, siswa diperkenalkan pada konsep dasar kewirausahaan, potensi peluang usaha, serta risiko dan tantangan yang mungkin muncul. Bimbingan Konseling membantu peserta didik mengembangkan pola pikir inovatif, kemampuan mengambil keputusan, dan keterampilan manajemen diri sebagai bekal merintis usaha mandiri. Sementara itu, perencanaan karir juga mencakup kesadaran akan kehidupan pribadi jangka panjang, termasuk kesiapan berkeluarga. Meskipun tidak terkait langsung dengan profesi, aspek ini penting untuk membangun kedewasaan emosional, tanggung jawab, serta kemampuan mengelola relasi dan kehidupan sosial. Layanan BK memberikan wawasan mengenai pentingnya kematangan pribadi sebelum mengambil keputusan besar dalam kehidupan.
Secara keseluruhan, perencanaan karir dalam layanan BK bertujuan membekali peserta didik dengan pemahaman komprehensif mengenai pilihan hidupnya, sekaligus mengembangkan kemampuan membuat keputusan yang tepat dan bertanggung jawab. Dengan memahami empat bidang utama tersebut berkuliah, bekerja, berwirausaha, dan berkeluarga, peserta didik diharapkan mampu menentukan arah masa depannya secara lebih realistis, terarah, dan sesuai dengan potensi serta kondisi dirinya.